Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Ternyata Anak 13 Tahun Bisa Terbangkan Satelit





Ternyata Anak 13 Tahun Bisa Terbangkan Satelit, Prestasi Alexander mendapat pujian dari Alton Horsfall, dosen senior teknik elektronika dari Newcastle University. Menurut dia, biasanya pekerjaan seperti ini dilakukan siswa 16 tahun ke atas.

"Otaknya telah berkembang sangat pesat. Ia menjadi bagian dari tim kami bersama para mahasiswa PhD yang rata-rata berumur 20 tahun dan telah memiliki satu gelar akademik," kata Alton Horsfall.


Wakil Kepala Sekolah Bede Academy, Alan Corner, mengatakan, di usianya yang masih sangat muda, Alexander memiliki pemahaman luar biasa soal rekayasa elektronik. Pengalaman ini penting artinya demi cita-cita si bocah: menjadi insinyur.


Seorang bocah membuktikan, tak ada yang tak mungkin diraih. Meski ia baru berusia 13 tahun, murid bernama Alexander Forsythe sudah mengangkasa. Ia berperan dalam penerbangan satelit ke ketinggian 100.000 kaki atau 30.480 meter. 

Bukan hanya itu, balon tersebut mengangkut sensor berteknologi tinggi ciptaannya yang berfungsi mengumpulkan informasi tentang kekuatan matahari. 


Setelah jatuh kembali ke Bumi di Gurun Sierra Nevada, Amerika Serikat, Alexander akan menganalisa data yang dikumpulkan perangkat penyimpan data sebesar bola ping-pong. Data itu dibawa ke angkasa menggunakan balon helium. 



Alexander, yang bersekolah di Bede Academy, Blyth, Northumberland menghabiskan waktu lima hari untuk menyusun perangkat itu, bekerja sama dengan mahasiswa doktoral dari Newcastle University, Inggris. 


Satelit,satelit,satelit palapa,satelit indonesia,satelit nasa,satellite,satelit parabola,satelit telkom,satelit bumi,satelit palapa d,satelit yamal

Tahun 2013 harga Ultrabook akan Turun



Kabar gembira untuk anda, bahwa di tahun ini harga ultrabook akan diturunkan, Meski para vendor notebook yang kini sedang giat mengeluarkan seri ultrabook miliknya memahami bahwa harga merupakan kunci yang dapat mendorong permintaan perangkat itu. Namun, untuk saat ini sepertinya kebijakan untuk mengeluarkan ultrabook dengan harga di kisaran 600-700 USD belum bisa diterapkan, karena tipisnya keuntungan yang akan diperoleh sebagian besar vendor ultrabook.

Kisaran harga ultrabook yang dipatok 600-700 USD menurut laporan yang dilansir DigiTimes, baru akan diterapkan para vendor pada tahun 2013.

Menurut sumber dari rantai pemasok ditunjukkan bahwa biaya produksi ultrabook masih agak tinggi, terutama harga dari SSD, yang sepuluh kali lipat lebih tinggi dari hard drive tradisional. Seperti anda ketahui SSD adalah salah satu komponen penting ultrabook yang berperan besar agar perangkat itu bisa datang dengan desain yang tipis.

Vendor ultrabook saat ini tengah mengupayakan untuk mengurangi biaya produksi, sehingga pada kuartal kedua nanti kisaran harganya akan mencapai 799 USD.




Nah, dengan mengeluarkan ultrabook dengan kisaran harga seperti itu, diperkirakan keuntungan yang diperoleh para vendor akan mengecil secara signifikan. Itu artinya, para vendor harus terus mendorong volume penjualan perangkatnya untuk tetap dapat mencicipi keuntungan yang diharapkan.

Google pun akan membangun fasilitas pengujian frekuensi radio bernama "Google @ home", yang berupa fasilitas pengujian perangkat keras rumahan yang berhubungan dengan Android. Misalnya sistem audio stereo ataupun perangkat komunikasi pribadi.



Senjata Penghancur Planet "Death Star" Amerika



Amerika berencana akan membangun pemusnah Death Star sebagai alat untuk menghancurkan planet dan Rakyat Amerika sedang berusaha untuk meyakinkan Presiden Amerika Serikat untuk membangun Death Star. dengan harapan pemerintahan Amerika akan mencurahkan sumber daya untuk membangun senjata pamungkas yang bisa memusnahkan planet.














Petisi Pembangunan Death Star
Situs Wired pada 13 desember lalu, memberitakan isi petisi tersebut menyatakan bahwa dengan memfokuskan sumber daya pertahanan Amerika dan menjadi sebuah platform keunggulan ruang angkasa dengan sistem senjata seperti Death Star. Pemerintah Amerika dapat menciptakan lapangan kerja di bidang konstruksi, engineering, eksplorasi ruang angkasa dan banyak lagi, serta memperkuat pertahanan nasional. Seperti yang dilansir cutpen.

Petisi ini menuntut Presiden Barack Obama untuk membangun senjata pemusnah Death Star seperti yang ada di film Star Wars, dan mencapai ebih dari ambang batas 25,000 tanda tangan. Ambang batas ini mengharuskan pemerintah untuk merespon apakah akan membangun senjata fiksi Death Star yang mampu menghancurkan planet dengan laser super.

Hingga hari ini (akhir Desember 2012), lebih dari 32,800 orang telah menandatangani petisi yang mendesak Gedung Putih untuk memulai pembangunan Death Star pada tahun 2016.

Ada banyak alasan kuat untuk menandatangani petisi, tetapi efektivitas Obama yang mendukung rakyat atau tidak sama sekali. Sebagian besar tanggapan lain hanyalah ringkasan dari tindakan pemerintah yang sebelumnya masih ada, bukan konsesi atau komitmen untuk mengevaluasi kembali atau studi kebijakan.

Nilai Ekonomi Pembangunan Death Star
Death Star adalah cerita fiksi ilmiah Star Wars Episode IV: A New Hope tentang senjata yang bisa merusak planet, tetapi kini antusiasme rakyat Amerika berusaha mendukung upaya pembangunan sejanta tersebut.
Death Star adalah nama kode senjata terkuat dan mengerikan yang dikembangkan oleh Kekaisaran dalam cerita Star Wars. Death Star pertama merupakan stasiun ruang angkasa besar yang membawa senjata dan mampu menghancurkan keseluruhan planet. Senjata ini tidak lain menjadi alat teror yang dimaksudkan untuk memaksa pemberontak dunia menyerah di bawah ancaman kehancuran.
Seperti yang dikutip Telegraph edisi 25 Februari 2012, bahwa siswa jurusan Ekonomi di Lehigh University Pennsylvania telah menghitung rencana itu akan memerlukan satu ton kuadriliun baja untuk membangun Death Star seperti yang ditampilkan dalam film.

Para siswa juga menghitung bahwa dengan semua besi di bumi, juga memungkinkan untuk membangun lebih dari 2 miliar Death Star. Bagaimanapun bahwa sebagian besar besi adalah inti dari sebuah planet. Sementara tingkat produksi baja saat ini berkisar 1,3 miliar ton per tahun, jadi diperkirakan pembangunan Death Star akan membutuhkan 833,315 tahun untuk memproduksi baja.

Biaya ini 13,000 kali produk domestik bruto dunia (GDP), atau berkisar £541,261 triliun untuk memasok baja sementara biaya konstruksi tenaga kerja dan lainnya akan menghabiskan biaya yang lebih tinggi. Diperkirakan model Death Star memiliki kepadatan serupa pada baja kapal perang modern.

Pembangunan Senjata Sains Fiksi
Seperti pada artikel yang lalu, Ronald Reagan Bentuk Pertahanan Star Wars Selama Perang Dingin, dan mungkinkah Obama akan mengulang sejarah Ronal Reagan? Yang membangkitkan kejayaan Amerika Serikat di era perang dingin tetapi meningkatkan biaya anggaran belanja jauh lebih banyak dari pemerintahan sebelumnya.
Ada kecenderungan rasa takut bagi rakyat Amerika, diantaranya pergerakan asteroid 1036 Ganymed yang diperkirakan NASA mendekati Bumi beberapa tahun mendatang. Dan semua itu belum termasuk ancaman ketahanan negara yang dihantui kekuatan Asia dan Timur Tengah.
Ketika semua orang merasa terinspirasi dari sebuah film dan berfikir bahwa semua itu memungkinkan, maka mereka mengambil keputusan petisi yang dianggap sangat penting.

Bagaimana dari segi ekonomi? Ketika Reagan memimpin Amerika juga terjadi kehancuran ekonomi, sama halnya seperti kepemimpinan Obama yang sibuk membenahi perekonomian dalam negeri. Death Star bukanlah senjata biasa, tetapi mampu menghancurkan planet atau setidaknya menghapus sebuah benua dari map dunia.


Bentuk Kekerasan Uji Coba Hp


kualitas yang bagus adalah syarat utama dalam suatu produksi, nahh.... anda ingin tahu gak seperti apa test uju coba kelayakan fisik ponsel, sebelum diproduksi dan masuk ke pasaran, sebagai Contoh perusahaan ponsel Nokia membeberkan sejumlah penyiksaan terkejam pada ponsel-ponselnya di sebuah “kamp” konsentrasi.

sebelum ponsel-ponsel ini sampai ke tangan konsumen, setiap ponsel ini setidaknya harus melewati 200 kali lebih uji mekanis. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas produk yang terbaik.

Bentuk siksaan yang paling ringan adalah dengan menempatkan ponsel nokia di sebuah alat pengocok yang sudah dicampur dengan material keras (pasir, biji logam dan plastik) . Hal ini untuk menguji apakah pada penggunaan yang bercampur dengan benda-benda logam semisal kuncil mobil dll, body ponsel termasuk cat dan logamnya dipastikan masih bertahan untuk tidak tergores atau penyok.

diaduk bercampur benda keras


 















Test Cipratan Air



 









Test cipratan air, untuk memastikan bahwa secangkir kopi pagi yang tertuang di ponsel kamu tidak akan merusak kinerjanya. Anti terhadap debu juga menjadi perhatian utama pada uji mekanis ini.

Ketahanan terhadap berbagai macam perubahan cuaca termasuk pada kondisi panas dan dingin yang sangat ekstrim tak luput dari sesi testing. Serta faktor kelembaban, pemaparan pada panas matahari dalam waktu lama, yang dicurigai dapat menyebabkan ponsel menjadi pudar.

guyuran air dari atas













dikocok campur debu dan pasir:












suhu panas dan dingin yang ekstrim



















Test Kekuatan Fisik
Yang paling seram adalah test kekuatan fisik dengan menjatuhkan ponsel dari ketinggian tertentu dengan tekanan penuh ke atas lantai beton dan memusingkannya. Pada bagian akhir, penyiksaan adalah giliran menguji daya tahan keypad yang ditekan oleh lengan robot selama ratusan ribu kali dengan kecepatan tinggi dan beban luar biasa berat.

dilempar kelantai beton
 

















tekanan berat dari tengah


















tekan keypad sampai jutaan kali













Melalui serangkaian test tersebut pihak Nokia mengharapkan daya tahan ponsel akan semakin lebih baik lagi. Karena dulu bahkan jenis ponsel hig-end dari vendor Finlandia ini sering memiliki cat yang mudah terkelupas dan body yang ringkih.

Pesawat yang Super Unik

Inilah beberapa pesawat yang ada di dunia ini yang memiliki bentuk dan keunikan tersendiri.







Leptop Terbesar di Dunia

Ternyata ada juga leptop terbesar di dunia gan..... gimana pakainya ya ?????? kalau leptop ukuran biasa kan ngetiknya pake tangan, kalau leptop terbesar ini ngetiknya pakai apa ya.......??????

 















Fujitsu-Siemens membawa laptop terbesar di dunia dan disajikan di CeBIT tahun ini pertunjukan di Hannover, Jerman. Orang laptop ini sangat besar, besar berarti besar, kita lihat pada gambar.
 
Sebuah leptop hanya dapat disebut leptop jika cocok di pangkuanku. Jika sebaliknya, seluruh tubuh saya dapat muat pada keyboard, dan layar cukup besar untuk membunuh saya jika tiba-tiba turun, itu bukan leptop lagi.

Teknologi canggih abad 21

di Abad 21 hampir di semua aktivitas didukung oleh berbagai macam teknologi yang canggih, dengan tujuan memberikan kemudahan manusia dalam melakukan aktivitasnya tanpa kehilangan banyak waktu.

Inilah  5 Teknologi Tercanggih Awal Abad 21:

1. Ponsel Android











 
Sistem operasi android merupakan sistem operasi ponsel yang diciptakan oleh google. Saat ini pasaran ponsel dikuasai oleh sistem operasi tangguh ini. Android diklaim sebagai sistem operasi dengan aplikasi terbanyak dibandingkan sistem operasi lama seperti java dan symbian. Google play merupakan pusat aplikasi yang berisi jutaan aplikasi gratis dan berbayar untuk android.

2. Littmann Electronic Stethoscope


















Perangkat ini dirasa lebih mudah dan canggih dibandingkan dengan stetoskop manual. Gadget ini sama fungsinya dengan stetoskop pada umumnya namun dengan gagdet ini dokter dapat mendengar, merekam dan memutar ulang dengan suara yang dapat diatur.

3. Sixth Sense
 












 
Sixth sense merupakan teknologi tercanggih dalam dunia komputer. Dengan teknologi ini, Anda tidak memerlukan komputer atau notebook lagi. komponen utamanya adalah proyektor penampil layar dan beberapa sensor yang ditempatkan pada jari. Gambar yang dihasilkan dari proyektor dapat digunakan sebagai layar sentuh. Anda dapat menulis, membaca, bermain game, dan mengambil gambar tanpa memerlukan perangkat yang berat.

4. Robotic Exoskeleton













Robotic Exoskeleton merupakan salah satu inovasi terbesar abad ini. Robot ini berfungsi sebagai alat gerak yang membantu meringankan kerja tubuh kita. Biasanya robot ini dipakai oleh orang tua dan pasien yang tidak dapat berjalan. Robot ini akan mengikuti gerak tubuh kita karena sensor yang menemel pada rangka robot ini.

5.  Electric Eyes












Electric eyes diciptakan untuk membantu mereka para penyandang tuna netra yang ingin dapat melihat seperti manusia normal lainnya. Sensor yang ada pada alat ini berfungsi untuk menggantikan syaraf-syaraf mata yang selanjutnya dikirim menuju otak.

Saferider, Sistem Peringatan Kecepatan Untuk Sepeda Motor

Saferider, Sistem Peringatan Kecepatan Untuk Sepeda Motor

Inggris - Sering kali kita melaju terlalu kencang di atas sepeda motor. Efek negatifnya, bisa membuat sang pengendara kehilangan kontrol karena tidak bisa mengendalikan saat hendak masuk tikungan dengan kecepatan terlalu tinggi.


Tapi jangan khawatir, pasalnya Motor Industry Research Association (MIRA) di Inggris sedang melakukan pengetesan sebuah sistem peringatan kecepatan di pada sepeda motor.

Proyek yang diberi nama "Saferider" ini sedang diuji pada dua sepeda motor yaitu Yamaha Tenere and Triumph Sprint. Dengan perangkat ini, pengendara akan diberi peringatan bila kecepatan sudah melampaui batas.

Saferider ini juga terkoneksi dengan GPS dan peta digital. Tujuannya agar perangkat ini bisa mengetahui rute perjalanan. Dari rute perjalanan ini lah, saferider akan memberikan rekomendasi kecepatan yang ideal untuk masuk tikungan. Hebat kan!

Selain itu, seperti di rilis MCN, MIRA juga melakukan pengetesan perangkat peringatan blind spot yang diletakan pada helm dan jok. Ada sensor yang secara aktif membaca kondisi disekitar sepeda motor, lalu memberikan peringatan lewat getaran di helm dan jok.

"Kami meletakkan perangkat getar di busa pipi helm. Saat Anda tidak bisa melihat kondisi sekitar saat berkendara, benda itu akan bergetar dan memberikan peringatan bahwa ada sesuatu di kanan atau kiri," jelas Jonathan Moore dari MIRA.

Foresight 2020, Inikah Sosok F1 Masa Depan?

Foresight 2020, Inikah Sosok F1 Masa Depan?
Inggris – Selama ini banyak prediksi mengenai sosok dan tampang dari mobil balap Formula dimasa depan. Seperti desain prototype oleh Red Bull X1 atau Delta Wing.


Dan salah satu yang coba membuat tampilan mobil berjuluk jet darat adalah kepala desainer Renault F1, Pat Symonds yang menampilkan sosok render 3D dari mobil Formula 1 tahun 2020.

Dalam desain berjuluk Foresight 2020 Symonds memberikan beberapa ubahan radikal dibanding tampilan F1 saat ini. Terlihat dari penggunaan ban yang lebih ceper dan lebar, yang memberi efek penambahan tingkat aerodinamis.

Selain itu, bentuk sayap depan yang kecil dan hilangnya lubang pada side pod diklaim mampu meningkatkan kecepatan Foresight 2020.

Uniknya, tak seperti sosok prototype sebelumnya yang memakai tutup kokpit, Foresight 2020 justru tetap menerapkan open kokpit seperti versi sekarang.

Sedang penggerak yang akan dicangkok adalah mesin turbo 1.600 cc yang dilengkapi teknologi Kinetic Energy Recovery Systems (KERS) yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 250 dk.

Rencananya mesin ini akan dipakai di Formula 1 mulai tahun 2013 mendatang. Diharapkan dengan pemakaian mesin anyar tersebut, akan ada efisiensi BBM sebanyak 35 persen sekaligus mengurangi emisi CO2.

Menurut Symonds, perubahan desain mobil balap jet darat 10 tahun mendatang akan cukup banyak, terutama untuk menyiasati regulasi.(sumber)

Teknologi

Yog, Motor Khusus Buat Pecinta Yoga

Melakukan senam Yoga sembari berkendara? tentu menjadi hal yang sangat tidak dianjurkan, karena akan mengganggu konsentrasi mengendara itu sendiri. Tapi tidak usah ragu akan kehilangan momen untuk melakukan senam Yoga, karena terjebak macet di jalanan. Karena kendaraan khusus bagi para pecinta senam Yoga sudah mulai diperkenalkan, kendati masih dalam bentuk konsep.

Kendaraan konsep yang di desain oleh Arum Thomas ini merupakan sebuah motor roda tiga atau  trike yang dirancang bagi para pecinta yoga yang menginginkan kendaraan yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Yakni, bepergian tanpa harus melewati kegiatan yoga mereka.

Hal ini dikarenakan posisi pengemudi yang tidak umum, yakni tiduran dan memeluk kendaraan tersebut sehingga orang yang mengemudi layaknya sedang melakukan yoga. Untuk keamanannya si pengemudi diikat dengan belt yang rancang agar pengemudi tersebut tidak terjatuh ketika mengendarai trike ini.
Selain itu bentuk kendaraan ini juga terkesan nyeleneh. Seperti, dua buah roda depan yang berukuran besar dan menggunakan sistem magnetic. Kemudian penggunaan roda belakang yang lebih kecil. Disamping itu trike tersebut juga mengaplikasi sistem kemudi mekanis dan roda tanpa poros yang elastis. 

Salah satu kejanggalan lain pada trike ini yakni, sumber tenaga yang digunakan adalah listrik yang terbuat dari petir buatan. Petir ini sendiri diproduksi dalam sistem tertutup, sehingga mengubah petir menjadi listrik. Kemudian energi tersebut menjalankan baling-baling dari mesin pesawat.

Sumber : OTOMOTIFNET

Teknologi

Denso Iridium Racing RU01-31, Busi Unik Tanpa Batang Ground Electroda

Biasanya busi racing didesain dengan bentuk yang agak unik dari busi standar. Misalnya ujung batang ground electroda-nya (GE) dibikin bercabang kayak lidah ular. Atau punya batang GE lebih dari satu.

Nah, rancangan dari salah satu produsen busi asal Jepang lebih unik lagi. Yakni Denso Iridium Racing tipe RU01-31 untuk sepeda motor.

Pada bagian ujung yang memercik api di produk seharga Rp 250 ribu ini tidak terlihat ada batang GE-nya.

“Yang jadi ground electroda-nya adalah badan businya (bahan logam). Loncatan api dari center electoda akan menyambar ke bagian tersebut (badan busi) yang posisinya paling dekat,” terang Doddy Hardianto, ass. marketing manager PT Denso Sales Indonesia.

Sumber : OTOMOTIFNET

Teknologi

Suzuki Titan, Kolaborasi Smash Dan Shogun 125

Sebelum resmi di lainching, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah mengajak sejumlah media nasional maupun lokal baik cetak, elektronik maupun online untuk melakukan riding impression di Yogyakarta (11-12 Mei) lalu.

Malah para kuli tinta dipersilahkan melakukan adu irit pakai Titan 115 tipe SR (CW). Hasilnya cukup fantastis. Dengan menempuh jarak rata-rata sekitar 22,2 km, motor yang dibanderol mulai Rp 10,695 juta (Titan 115) - Rp 11,7 juta (Titan 115 SR) on the road untuk Jakarta dan sekitarnya ini mencatat konsumsi BBM yang paling irit di kelasnya. Yakni mencapai 76,21 km/liter dengan bahan bakar Premium.

Tak cukup sampai di situ, selang beberapa hari kemudian yakni pada 15-17 Mei, PT SIS kembali membuat gebrakan dengan menggelar uji ketahanan selama 60 jam non stop dengan jarak tempuh mencapai 5.000 km di sirkuit Sentul, Jabar.

Emisi gas buang lebih bersahabat karena didukung teknologi PAIR system

Sistem pengapian sudah menganut TPS, sehingga pembakaran lebih optimal dan efisien

Posisi 4 baut silinder sama persis Shogun 125. Jadi kalau mau bore up bisa langsung pakai bloknya Shodun 125
“Tiga unit Titan 115 digeber full secara bergiliran oleh 18 pembalap yang kami pilih dari berbagai daerah. Tanpa mematikan mesin selama 2 hari 3 malam (60 jam) untuk mengetahui ketahanannya,” bilang Joko Utomo, deputy GM marketing 2W PT SIS. Hasilnya hingga finis, ke-3 motor tersebut tidak memperlihatkan kendala apa pun.

“Performanya gak ngedrop-ngedrop. Padahal digeber top speed terus. Kecepatan maksimumnya bisa sampai 120 km/jam. Kalau Smash lama paling mentok 110 km/jam. Untuk tenaga, kayaknya lebih mantap Titan 115 dibanding Smash lama maupun kompetitornya,” kagum Benny ‘Baong’ Pria, salah satu pembalap gaek asal Bandung, Jabar yang diamini para pembalap lainnya.

Di balik prestasi itu, pastinya tak lepas dari dukungan teknologi yang diusung Titan 115. Terutama pada sektor dapur pacu. Menurut Hariadi dari divisi service PT SIS, mesin motor ini benar-benar dirancang baru. “Bukan pengembangan dari generasi Smash sebelumnya. Teknologinya gabungan antara Smash dengan Shogun 125,” beber Hariadi.

Hal itu bisa dilihat dari perubahan besar pada spesifikasi yang dianutnya. Misal langkah piston dirancang mirip Shogun 125, yakni 55,2 mm. Konsekuensi dari pemanjangan stroke itu, diameter piston dikecilin jadi 51,0 mm. Hasilnya membuat torsi maksimum melonjak jadi 8,9 Nm yang dicapai pada putaran mesin 5.000 rpm.

Sementara kalau kita bandingkan dengan Smash sebelumnya, torsi puncak hanya mencapai 8,23 Nm. Itu pun diraih pada putaran 8.000 rpm. Makanya, gak heran kalau akselerasi di putaran bawahnya terasa sangat enteng ketika diuji OTOMOTIF. Tidak perlu buka gas terlalu dalam untuk bisa berakselerasi dengan baik. Itu lah yang membuat motor ini bisa sangat irit.

Begitu pula saat dicoba lari di putaran tengah hingga atas, entakan tenaga masih terus ngisi. Berdasarkan hasil pengukuran pabrikan lewat engine, tenaga maksimum yang mampu dimuntahkan dapur pacu berkode FW milik Titan 115 ini mencapai 8,2 dk di 8.000 rpm. Lebih tinggi 0,1 dk dibanding Smash sebelumnya.

Selain perubahan bore dan stroke, sistem pengapiannya juga ikut berubah. “Itu sudah pasti. Karena menyesuaikan diameter dan langkah piston yang sekarang. Pada karburtor (Mikuni VM 18 SH) dipasang throtlle position sensor (TPS). Namun bekerjanya hanya pada 2 kondisi bukaan throttle saja. Ketika grip gas dibuka secara mendadak, maka kurva pengapian akan berubah menyesuaiakan kondisi mesin saat itu,” terang Josep Antoni Tan, kepala istruktur traning service 2W & 4W PT SIS.

Lalu, motor ini juga kini telah disokong teknologi penekan emisi seperti dianut Shogun 125, yakni pulse-secondary air injection (PAIR). Sedang di Smash sebelumnya tidak ada. Nah, untuk lebih detail soal teknologi-teknologi lainnya, kami akan mengulasnya lebih lanjut di edisi mendatang.

Sumber : OTOMOTIFNET

Teknologi

Lebih Irit Dari Bebek Dan Skutik

Ngelanjutin bahasan minggu lalu soal bekti (bebek ber-CVT): Honda Revo Techno AT PGM-Fi, kali ini kita coba lebih dekat dengan teknolgi serta fitur-fiturnya. Serta kemungkinan-kemungkinan untuk meng-upgrade performa mesinnya.

Menurut bagian technical service PT AHM, mesin CV-Matic Revo AT ini mengusung teknologi EFT (efficient & low friction technology) seperti Absolute Revo. "Teknologi ini terdiri dari pemakaian piston bertekstur guna mereduksi gesekan saat piston bekerja, ring piston yang tipis, pelatuk klep pakai roller (roller rocker arm) serta offset cylinder," beber Endro Sutarno, instruktur training service AHM.

Maksud offset cylinder adalah kondisi di mana saat piston ada di titik mati atas (TMA), posisi big end di kruk as dirancang tidak segaris terhadap sumbu kruk as. Melainkan agak ke luar dikit. "Tujuan dirancang demikian untuk mengurangi gesekan piston dengan ruang silinder. Sasarannya sama, yaitu untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar lebih irit," tukas Handy Hariko, head of technical service training departement AHM.

Makanya dengan semua teknologi penekan friksi tadi, ditambah pemakaian programed fuel injection (PGM-Fi) generasi ke-3 pada sistem bahan bakarnya, bikin konsumsi bensin bekti ini diklaim oleh Honda lebih irit dibanding jenis bebek maupun skutik yang mereka miliki.

"Dari hasil tes yang kami lakukan untuk pemakaian normal, konsumsi bensin Revo AT bisa mencapai 57,7 km/liter," bilang AS Tedjosiswojo, senior GM technical service division AHM saat perkenalan perdana motor ini kepada media di Planet Hollywood, Jl. Jend Gatot Subroto, Jaksel, Selasa (20/7) lalu. Sementara motor jenis bebek bertransmisi gigi otomatis yang dimiliki Honda, paling irit hanya sekitar 54,8 km/liter. Sedang skutiknya cuma tembus 44,2 km/liter.

Rocker arm sudah pakai bearing kayak di Absolute Revo dan Blade guna meminimalkan friksi mesin

Dilengkapi sistem dekompresi guna memudahkan start awal

Ketebalan liner masih bisa di korter untuk pemakaian piston Kharisma standar atau oversize 0.50 buat kohar

Sistem pendingin ganda. Selain udara, juga ada pendingin olinya alias oil coller
Teknologi lain yang tak kalah menarik, sistem pendinginnya. Kata Handy Hariko, pendinginan mesin Revo AT memang hanya mengandalkan embusan angin. Namun angin yang berembus bukan hanya mendinginkan sirip-sirip kepala silinder dan blok silindernya. Melainkan juga mengademkan oli mesin. Lo, kok bisa?

Pasalnya, pada bagian mesin sebelah kanan depan yang dekat blok silinder, tepatnya di cover mesin kedua buat penutup ruang sentrifugal, ditambahkan semacam oil cooler mini. Selain itu, embusan angin juga turut membantu mendinginkan ruang CV-Matic (mesin bagian kanan) lewat corong yang diposisikan di atas cover mesin kedua tadi.

"Saluran udara CV-Matic sengaja ditempatkan di atas agar mengurangi risiko masuknya air ke dalam ruang puli saat motor melintas di genangan air yang tinggi," jelas Handy lagi.

Nah, mengenai kemungkinan untuk meng-upgrade dapur pacunya, ada beberapa bagian bisa dijamah. Misal kalau mau naikin kompresi yang hanya 9,0 : 1 tanpa harus papas head, bisa mengganti piston bawaan pakai yang datar atau jenis hi-dome. Sebab ketika diperhatikan, ternyata kontur kepala piston  Revo AT agak celong (cekung) ke dalam.

Selain itu, saat diukur ketebalan liner silindernya, mencapai 3,8 mm. Nah, untuk yang mau bore-up buat pemakaian harian dengan tetap pakai liner standar, jika minimal ketebalannya disisakan 2,5 mm, artinya bisa menggunakan piston berdiameter 52,4 mm milik Honda Karisma atau Supra X 125. Pakai yang oversize 0.50 (diameter piston jadi 52,9 mm) juga masih aman kok.


Sumber : OTOMOTIFNET

Teknologi

Trend iPhone di Skuter Elektrik, Masih Riskan Untuk Indonesia


Aplikasi iPhone di Skutrik Mini (kiri), aplikasi iPhone di Skutrik Smart (kanan)
Dua perusahaan mobil asal Jerman yakni Mini dan Smart belum lama ini meluncurkan skuter elektrik (skutrik) konsep mereka. Kedua jagoan ramah lingkungan ini memiliki persamaan mendasar. Yaitu penggunaan smartphone sebagai pengatur seluruh fitur elektronik di roda dua listrik ini, bahkan sebagai kunci! Nampak jelas di Smart eScooter concept menggunakan iPhone 4.

Dalam salah satu penampakan Mini eScooter concept, nampak jelas penggunaan smartphone full touchscreen sejenis iPhone tersebut. Gadget ini tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk kecepatan dan kunci namun juga sebagai sistem anti maling, navigasi, peta, musik dan bahkan menelepon ketika berkendara.

Fitur yang paling keren dari skutrik Mini tersebut adalah sistem navigasi komunikatif yang bekerja sama dengan Google Maps. Sehingga pengendara dapat menemukan sesama pengguna kendaraan dengan fitur tersebut. Akan sangat berguna, ketika pemilik kendaraan lupa dimana memarkir kendaraan yang hilang. Bahkan “tracking” dan mengejar orang yang mencuri motor ini.

Jika tidak cukup, fitur smartphone di skutrik Mini dapat memberikan informasi lalu lintas yang terintegrasi. Sehingga begitu ada kemacetan di rute perjalanan, pengendara dapat segera mengetahuinya. Atau menemukan parkir khusus kendaraan elektrik yang memiliki fasilitas charge.

Tidak mau kalah, Smart juga menggunakan iPhone 4 sebagai kunci motor. Cukup dengan menaruh iPhone di dashboard yang tersedia. Maka skutrik Smart siap dikendarai dan alarm langsung non aktif dengan sendirinya. Ketika tersambung, iPhone 4 ini secara otomatis menjalankan program aplikasi Smart. Tampilan awal yang akan muncul adalah keadaan baterai, speedometer dan panah navigasi.

Bisa diperkirakan, spesifikasi fitur kedua motor ini tidak beda jauh. Bahkan sangat mungkin untuk upgrade atau saling tukar aplikasi fitur. Namun yang jadi kendala adalah ketika smartphone itu hilang, dicuri atau rusak bagaimanakah nasib kendaraan tersebut. Atau masalah keamanan saat berkendara, jika disini bukan tidak mungkin iPhone dijambret di lampu merah.

Belum lagi kekhawatiran ketika hujan, akankah gadget ini tahan air? Itu semua masih jadi kendala utama untuk kondisi Indonesia. 

Sumber :  motorplus.otomotifnet.com

Teknologi

Kupas Teknologi S-KTRC dan KIBS Pada Kawasaki Ninja ZX-10R 2011

Berdasarkan data dan hasil tes yang didapat dari uji performa Kawasaki ZX-10R 2011, ternyata peningkatan tenaga yang dihasilkan dari versi sebelumnya cukup signifikan. Yaitu sebesar 197 daya kuda, lebih besar dari BMW S1000RR yang memiliki tenaga 193 daya kuda dan diklaim menjadi motor tercepat di kelas 1.000cc saat ini.

Bahkan hanya itu, jagoan baru Kawasaki ini, masih memiliki potensi menjadi 207dk dengan bantuan ram air. Apalagi beban motor ini sekarang lebih ringan 6kg yaitu hanya 198kg. Hasil dari jurus baru tersebut adalah power-to-weight ratio senilai 0.99:1. Tentunya S1000RR yang menjadi acuan kalah telak karena lebih berat dan kalah tenaga. Bimmer ini “hanya” menghasilkan 0.95:1.

Disinyalir, peningkatan tenaga yang terdapat pada ZX 10R ini merupakan paduan yang apik dari aplikasi teknologi Sport Kawasaki TRaction Control (S-KTRC) dan Kawasaki Intelligent Anti-lock Brake System (KIBS). Hmm, mau tahu cara kerjanya bagaimana? Yuk kita kupas satu persatu kelebihan yang dimiliki teknologi baru pada Kawasaki Ninja ini.

Sport Kawasaki Traction Control memiliki cara kerja yang berbeda. S-KTRC secara konstan memantau dan berkerja aktif, sedangkan traction control biasa hanya aktif ketika hanya ada gejala sliding (perbedaan kecepatan roda depan dan belakang). Selain itu S-KTRC memiliki lebih banyak sensor, selain di roda, juga terdapat di posisi bukaan gas, putaran mesin dan akselerasi.

Hasilnya cukup mengagumkan, karena di dunia balap atau kecepatan, teknologi ini bisa menjaga motor tetap berada di jalurnya (racing line) yang tepat. S-KTRC memiliki respon lebih cepat dibanding traction control biasa. Karena selalu aktif dan mampu bereaksi tiap 5 milidetik dan menyesuaikan dengan pengapian, sehingga memberikan traksi dan power yang optimal.

Yang spesial adalah karena S-KTRC didesain untuk mengijinkan wheelie (roda depan terangkat yang menguntungkan ketika akselarasi. Namun juga bisa mengeliminasi wheelie yang mengakibatkan kehilangan kecepatan atau membahayakan.

S-KTRC dapat dioperasikan dalam 3 mode, dan ketiganya dapat berkerja dengan baik di jalanan kering maupun basah. Sebenarnya ini merupakan power switch yang berkemampuan untuk membatasi power sehingga pada mode terendah motor ini dapat berjalan santai dan ganas berakselarasi pada mode tertinggi. S-KTRC menjadi fitur standar di ZX-10R 2011.

Fitur kedua yang menjadi rahasia terciptanya performa sempurna di Kawasaki ZX 10R adalah Kawasaki Intelligent Anti-lock Brake System atau KIBS. Sistem pengereman ABS dari Kawasaki ini, tidak hanya bertujuan untuk menjaga roda terkunci namun juga demi keuntungan performa.

KIBS memiliki lebih banyak sensor dibanding ABS biasa. Tujuannya adalah untuk memberikan porsi pengereman yang tepat sehingga roda belakang tidak mengangkat. Sehingga traksi ban belakang tetap terjaga dan rider langsung dapat gas pol kembali tanpa harus menunggu roda belakang menapak ke tanah.

Selain itu KIBS juga memiliki kemampuan untuk bekerja sama saat engine brake. Sistem ini hanya menambah berat kurang dari 3kg. Dan terlokasi di dalam center of gravity. Sehingga tidak perlu khawatir penambahan bobot KIBS akan mengganggu distribusi bobot motor.

Sumber :  motorplus.otomotifnet.com

Teknologi

Desain Helm Del Rosario, Pakai Gel Untuk Gantikan Styrofoam

Standar keamanan produk helm dunia yang menggunakan beberapa bahan seperti composite fiberglass atau composite carbon untuk bagian luarnya, adalah sudah biasa. Namun untuk urusan bagian dalam, helm yang satu ini tergolong unik. Karena mengaplikasi cairan gel sebagai pengganti styrofoam atau gabus helm. Katanya sih gel ini lebih aman ketimbang menggunakan styrofoam, benar enggak sih…!

Menurut klaim Del Rosario selaku desainer helm ini, bahwa aplikasi cairan gel yang sebagai pelindung bagian dalam helm, bisa meredam dampak benturan yang lebih besar ketimbang styrofoam. Selain itu aplikasi model helm juga bisa lebih ngepas dan tidak terlalu tebal jaraknya dari permukaan kepala yang menempel pada bagian dalam helm.

Bobotnya pun lebih ringan daripada helm konvensional yang masih menggunakan styrofoam sebagai pelindung bagian dalamnya. Namun ada tiga bagian utama, yang membuat helm ini jadi lebih kuat dan futuristis dibanding helm sebelumnya.
Yang pertama adalah layer bagian dalam yang menggunakan gel. Dimana gel ini lebih ampuh meredam getaran dan gangguan lain yang biasanya tidak terdapat pada helm yang banyak beredar saat ini. Jika penggunaan styrofoam membuat pengendara kurang nyaman saat mengendara jarak jauh, tidak demikian dengan helm futuristis yang satu ini. Apalagi bobotnya juga lebih ringan.

Lapisan kedua yang membuat helm ini lebih kuat, karena dilengkapi dengan kerangka pengaman yang terdiri dari multilayer laminasi liner yang cukup fleksibel namun sangat kuat menahan impact dan tubrukan yang keras.

Kemudian lapisan ketiga dan paling luar adalah carbon frame yang sangat kuat, sebagai prosedur sistem keamanan standar pada helm futuristik ini. Selain tingkat kekuatan tinggi yang melahirkan kenyamanan dalam menggunakannya, bahan ini juga bisa mereduksi bobot helm yang cenderung menjadi penyebab pengendara jadi malas menggunakan helm fullface.
Hasil kombinasi tiga bahan ini, diklaim memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi ketimbang helm konvensional, yang menggunakan styrofoam pada bagian dalamnya. Jika helm konvensional bisa menahan tubrukan dengan nilai paling tinggi 60-80 joule, helm Del Rosario ini diklaim bisa menahan tubrukan dari 60-100 joule. Hmm, tentunya ini adalah kekuatan yang sangat presisi.

Daya tarik lain yang membuatnya cukup menarik, yaitu mengaplikasi model yang cukup unik. Terinspirasi dari helm yang digunakan di film-film, seperti Akira, Blade Runner dan Mad Max. Visornya pun dibuat dari bahan yang sangat berkualitas, sehingga dari luar penampakannya cukup gelap, namun dari bagian dalam visibilitas tetap diutamakan. Sehingga tidak akan membuat pengendara cepat lelah.

Sayangnya untuk memproduksi helm ini, diperlukan investor atau produsen yang benar-benar berambisi terhadap produk baru. Dan investor tersebut juga setidaknya mempunyai misi yang sama untuk pengembangan peranti pengaman kepala ini.

Sumber :  motorplus.otomotifnet.com

Oto Teknologi

Hovding Helm, Kerah Ber-airbag Untuk Safety Pengendara Sepeda

Jalan raya merupakan fasilitas bersama antar pengemudi mobil, pengendara sepeda motor hingga pengendara sepeda dan pejalan kaki. Keselamatan semua pengguna jalan raya menjadi tanggung jawab bersama.

Nah, salah satu perangkat safety baru untuk pengendara sepeda dari kecelakaan tunggal maupun kecelakaan yang melibatkan mobil dan sepeda motor adalah Hovding Helm. Meski namanya "helm" tapi bentuknya malah hanya menyerupai kerah yang di dalamnya terdapat airbag untuk melindungi kepala dari benturan.

Cangkang airbag ini mampu menggembungkan dalam 0,1 detik saat sensor mendeteksi gerakan pengendara sepeda yang terlibat dalam suatu kecelakaan. Airbag ini dirancang sebagai tudung yang mengelilingi dan melindungi kepala seperti helm. Praktis karena tidak perlu pakai helm saat berkendara sepeda.

Dan pastinya akan tetap modis, pasalnya dua desainer Swedia pembuat alat ini, Anna Haupt dan Terese Alstin telah merancang air bag ini khusus untuk wanita. "Perlindungan tersebut mencakup menjaga rasa kebebasan dan tidak merusak gaya rambut Anda," kata Terese Alstin.

Selain aman, penggunanya tak perlu khawatir tatanan rambutnya rusak seperti saat menggunakan helm. Pantas saja kedua desainernya mengklaim produk ini sangat cocok untuk wanita.
"Kerah airbag ini bisa dilepas dan tersedia dalam berbagai gaya dan pilihan kain. Hovding sangat praktis, bisa berguna sebagai aksesori yang mudah dibawa, ini adalah gaya yang tidak mengganggu desain dan akanmenghemat hidup Anda," ungkap Anna Haupt.

Helm Hovding ini terbuat dari kain nilon yang dapat menahan benturan dan gesekan terhadap aspal. Airbag menjaga tekanan pada tingkat konstan untuk beberapa detik dan dapat digunakan untuk beberapa kali insiden.

Sumber :  motorplus.otomotifnet.com

Oto Teknologi

Ribetnya Bikin Helm Untuk Valentino Rossi

 
 
  Kepala Rossi discanning sebagai patokan pembuatan cangkang dan busa helm

OTOMOTIFNET
– AGV saat ini tengah mengembangkan desain pembuatan pelindung kepala yang melawan pakem. Biasanya helm dibuat dengan desain cangkang atau tempurung helm yang sama, lalu untuk menyesuaikan dengan kepala pemakaianya, ukuran busa di dalamnya disesuaikan ketebalannya.

Namun dengan alasan keamanan dan keselamatan, AGV mampu membuat helm yang benar-benar sesuai dengan ergonomi tiap kepala pemakainya. Layanan khusus ini menggunakan teknologi CD/DC. Dan, Valentino Rossi menjadi orang pertama yang memanfaatkan teknologi ini.

Ini adalah sebuah pekerjaan yang rumit. Tidak hanya mengukur lingkar kepala, tapi untuk memulai proses pembuatan helm ini, kepala akan dipindai secara 3 dimensi. Kepala Valentino Rossi benar-benar dilakukan scanning. Data yang diperoleh akan menggambarkan bentuk kepala secara nyata.
 
AGV melakukan pengukuran dan menciptakan sebuah database yang menggambarkan karakteristik ukuran kepala dan indeks antropometri mereka dalam bentuk digital. Dari data digital tersebut dibuatlah desain helm dan busa didalamnya yang sesuai dengan bentuk kepala.

Baru setelah fix, helm benar-benar dibuat nyata dan dilakukan berbagai pengetesan. Dari fitting dengan patung kepala Rossi, hingga dengan kepala Rossi langsung. Tes di terowongan angin juga dilakukan untuk menciptakan aerodinamika terbaik, efektifitas ventilasi dan mengetahui tingkat kebisingan yang terjadi.

Ini merupakan salah satu cara AGV menunjukkan bahwa produk mereka memiliki kualitas tinggi. Apalagi sebelumnya pembuat pelindung kepala asal Italia ini telah terbukti di ajang balap Moto GP.
  
Tahapan terakhir adalah pengecetan dan perakitan

Sumber : (mobil.otomotifnet.com) 

Teknologi

Kaos Kaki Khusus Biker, Dilengkapi Penghangat!


Teknologi penghangat untuk pengendara motor memang sudah ada. Seperti penghangat elektonik di grip setang atau saluran warmer yang memanfaatkan panas radiator. Tapi ada yang baru lagi nih, kaos kaki dengan penghangat buatan Gerbing. Cukup unik kan!

Ketika suhu lingkungan menjadi dingin, misalnya saat berkendara di malam hari. Sistem syaraf akan membatasi aliran darah untuk mempertahankan suhu badan. Saat itulah kaki dan jari tangan menjadi dingin dan tidak nyaman. Tentunya ini bisa mengganggu kenyamanan dan konsentrasi berkendara

Karena itulah Gerbing merluncurkan kaos kaki dengan penghangat berteknologi “Microwire Heating System”. Alat ini menggunakan kawat yang sangat tipis seperti benang sehingga terasa seperti menggunakan kaos kaki biasa. Sebelumnya teknologi ini telah digunakan untuk memanaskan baju Special Forces US.

Kaos kaki ini dibuat dengan panjang menutupi betis sehingga mampu menghangatkan seluruh bagian bawah kaki hingga lutut. Kaos kaki ini akan mulai dijual pertengahan Desember 2010 dengan harga $ 89,95 atau sekitar Rp 900 ribuan per pasangnya.

Sumber : (mobil.otomotifnet.com)

Teknologi

Swing Arm Merangkap Knalpot Dari Buell



Amerika - Meski motor sport buatan Harley Davidson, Buell sudah tidak lagi diproduksi, bukan berarti pengembangannya berakhir. Kabar terakhir, Buell Motor Company, yang kekayaan intelektual masih dimiliki oleh Harley-Davidson baru saja mematenkan desain knalpot unik.

Knalpot ini menjadi satu kesatuan dengan swing arm atau lengan ayun roda belakang. Sekilas, bentuk motor akan menjadi simpel tanpa kehadiran knalpot. Sebelumnya, Buell meletakan knalpot tepat di bawah mesin agar terlihat lebih simpel.

Desain knalpot ini bermula dari header, kelar dari blok mesin langsung menuju ke bagian kolong. Di kolong terdapat tembolok besar yang berfungsi sebagai catalytic converter. Selain sebagai catalytic converter, kotak di kolong ini juga menjadi air scoop atau fairing bagian bawah.

Keluar dari catalytic converter, ada sebuah pipa fleksibel yang berfungsi sebagai penghubung ke swing arm. Pipa ini lentur dan bisa menyesuaikan dengan gerakan swing arm yang naik turun.



Setelah masuk ke swing arm, sebuah pipa akan menyebarluaskan gas buang ke ruang di dalam swing arm. Ruang ini kemudian menuju ke lubang pembuangan yang letaknya ada di bagian atas swing arm. Dari sini, bisa disimpulkan bahwa swing arm juga berfungsi sebagai silencer.

Secara keseluruhan, swing arm unik ini memiliki tiga fungsi. Yaitu sebagai swing arm, silencer knalpot dan spatbor kolong roda belakang. Apa keuntungannya? Selain lebih simpel, Buell juga meyakini terobosan ini membuat bobot motor jadi paling ringan!

Sumber : (mobil.otomotifnet.com)