Tampilkan postingan dengan label Stop Dreaming Start Action. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stop Dreaming Start Action. Tampilkan semua postingan

Stop DREAMING, Start ACTION

Kita semuanya tidak punya banyak pilihan. Agar kita semua berhasil, maka sudahi saja mimpi-mimpi itu dan mulailah bertindak agar yang kita citakan menjadi nyata. Tidak nanti, tapi sekaranglah saatnya mulai melakukan tindakan (JOKO SUSILO: Stop Dreaming Start Action)

Apa pun tindakan kita, selalu memberikan hasil. Sekecil apa pun upaya yang kita lakukan tak pernah berakhir dengan hampa. Bila usaha kita tidak lagi penting bagi kita, mungkin kita tak memiliki tujuan yang jelas (JOKO SUSILO).

Atau kita tidak menatap cukup fokus pada tujuan kita. Jangan abaikan tujuan kita. Upaya kecil di arah yang tepat pada tujuan jauh lebih berharga daripada usaha raksasa yang menghabiskan tenaga (Stop Dreaming Start Action).

Stop Dreaming Start Action

Hidup ini penuh dengan pilihan-pilihan sulit. Pilihan pekerjaan, keluarga ataupun pendidikan. Terkadang kita sebagai manusia harus bermimpi, karena hanya dengan mimpi kita dapat merencanakan apa yang kita inginkan.

Namun, janganlah hal itu menjadikan diri kita terbuai oleh mimpi-mimpi tanpa langkah dan aksi nyata, seperti yang dijalani oleh JOKO SUSILO: Stop Dreaming Start Action.

Kinilah saatnya diri kita terbangun dari mimpi-mimpi itu dan harus kembali pada kenyataan hidup. Kembali pada action kita yang bermakna bagi pekerjaan, keluarga ataupun pendidikan yang kita inginkan.

Pastinya dalam hidup ini, kita semua ingin berubah menjadi lebih baik, namun terkadang kita lupa untuk benar benar mewujudkannya. Seringkali kita lupa bahwa kita hanya perlu untuk berhenti mimpi namun memulai langkah nyata (Liat : JOKO SUSILO).

Kata-kata sederhana yang dilontarkan Stop Dreaming Start Action akan terus hidup dalam kehidupan kita semuanya. Yuk..kita coba berhenti bermimpi dan memulai aksi.


Komitmen Stop Dreaming Start Action untuk Masa Depan Yang Lebih Baik

Kebanyakan manusia punya banyak keinginan, cita-cita ataupun mimpi. Dan itu adalah fitrah dari manusia. Ingin punya ini, ingin punya itu, ingin seperti ini dan seperti itu, semuanya ada dibenak kita. Apalagi saat ada orang atau kawan kita yang sukses dalam suatu hal, biasanya berbondong-bondong orang lain untuk ikut melakukan yang dilakukannya.

Biasanya hal itu dilakukan tanpa pertimbagan dan perhitungan yang lebih matang, bagaimana untung dan ruginya, keunggulan serta resikonya. Itulah manusia yang selalu melihat dari sisi kacamata enaknya saja tanpa melihat perjuangan kawan atau orang yang sukses tersebut.

Begitu pula terkadang hinggap ke diri saya, atau mungkin juga anda. Saya yakin, bahwa kita semua ingin hidup enak dan kaya, sukses dalam kehidupan. Dalam hati kecil, saya juga ingin menjalankan bisnis yang sukses, punya rumah bagus, punya kendaraan, keluarga yang harmonis serta lainnya (Cek di JOKO SUSILO: Stop Dreaming Start Action).

Namun yang jadi pikiran di benak saya sekarang, terkadang hal yang sangat penting tersebut tapi sulit melakukannya adalah saat kita memulainya. Betapa banyak orang yang ingin berwirausaha, ingin mendalami suatu kemampuan bahasa asing, ingin menjadi motivator bagi orang lain, ingin menjadi pendakwah dan sebagainya.

Walaupun kita sudah pasang tekad dan niat yang kuat, serta mengetahui dan sadar untuk apa melakukannya, namun terkadang keinginan serta tekad dan semangat itu hanya berhenti di kepala saja. Berhenti pada mimpi yang tinggi, tanpa pernah dicoba untuk melakukan aksi. Maka, jadilah kita ini hanya sekedar pandai berbicara saja tanpa aksi (lihat kolom JOKO SUSILO: Stop Dreaming Start Action), hanya berani menilai dan menganalisa saja tanpa pernah terjun langsung melaksanakannya.

Mulailah mengerjakan sesuatu. Jangan biarkan pertanyaan memenuhi benak kita sehingga melunturkan kemampuan kita untuk melakukan sesuatu. Banyak hal yang tidak bisa kita lakukan saat ini. Karena itu tinggalkan saja. Kerjakan sesuatu yang kita bisa, meski hanya menuliskan sebuah titik.

Jangan biarkan sesuatu yang tak bisa kita kerjakan malah menyurutkan niat kita untuk mengerjakan sesuatu yang bisa kita kerjakan. Perhatikan saja keberanian kita untuk mengambil tindakan. Sekecil apa pun langkah pertama yang kita tapakkan adalah langkah besar bagi keberanian kita. Satu langkah sulit di awal akan membuat langkah-langkah berikutnya menjadi mudah dan menyenangkan.

Berpikirlah bahwa kita bisa melakukan sesuatu. Pada saat kita merasa bisa, kita telah memiliki kunci pertama keberhasilan kita, yaitu kepercayaan diri. Jauhilah orang-orang yang berusaha memadamkan obor semangat kita. Mereka takkan pernah bisa menolong kita sebagaimana mereka takkan pernah bisa menolong diri mereka sendiri. Rasa percaya diri bukan saja mendorong kita untuk bisa, ia membentuk diri kita.

Tanamkan rasa percaya diri sekuat mungkin. Teriakkan bahwa kita bisa hingga kita benar-benar mendengarkannya. Gores dalam-dalam di lempengan hati kita. Pukul kuat-kuat dada kita. Pastikan kita merasakan rasa bisa kita membakar seluruh tubuh, sebagaimana bahan bakar membakar roket yang membawa kita melejit pada kenyataan bahwa kita memang bisa melakukannya.

Dan untuk memulai sesuatu terkadang kita butuh suatu momentum, kawan saya ketika sudah berkeluarga, ingin bisa dan belajar mengaji agar nantinya bisa membimbing istri dan anak-anakny, seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) ingin berjilbab sesaat setelah saya mengisi pengajian yang mengubah pandangan dan hidupnya saat ini. Sebagian lainnya ingin berbusana muslimah nanti setelah pergi haji.

Jika anda termasuk tipe yang seperti itu, harus ada momen tertentu dahulu, maka carilah momen tersebut, carilah saat yang tepat untuk memulai aktivitas mulia anda. Kita tak perlu disibukkan dengan pertanyaan: mana yang lebih dulu, "Telor" atau "Ayam". Yang perlu kita lakukan adalah melihat apa yang ada dalam genggaman dan menghargainya.

Yaitu, dengan mengerjakan sesuatu sebaik-baiknya. Bila telur yang berada dalam genggaman, eramilah hingga ia menetas menjadi seekor anak ayam. Sedangkan, bila ayam yang berada dalam genggaman, peliharalah sampai bisa menghasilkan telur-telur.

Kita juga ingin mengalami kondisi ideal dan itu pasti membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bayangkan, jika seorang penulis menunggu datangnya mood untuk menulis, maka peristiwa, informasi dan data yang datang dihadapan kita akan hilang percuma, karena disaat itu sang penulis tidak memiliki mood untuk menulis.

Memulai suatu aktivitas dirasa sangat berat, namun hal itu terjadi karena ketakutan dalam diri dan perasaan minder atau tidak percaya diri dalam hati, takut rugi, malu, dan lainnya. Dan perasaan-perasaan yang menghalangi kita untuk memulai aktivitas itu akan segera lenyap di saat kita mulai melangkah dan akan berubah menjadi kepercayaan diri serta semangat yang tinggi agar langkah kita sukses.

Mimpi kita yang besar tadi tidak akan segera menjadi kenyataan bila hal itu hanyalah sebatas mimpi belaka, maka berhenti bermimpi dan mulailah aksi nyata. Jika anda ingin menjadi seorang penulis mulailah menulis apa saja, jika anda ingin berbisnis segera lakukan bisnis tersebut, produksi dan pasarkan produk anda.

Jika anda ingin menjadi seorang motivator segera undang orang-orang terdekat di sekitar anda untuk menjadi pendengar. Jika anda ingin menjadi seorang yang sukses maka langkahkan serta tapakkan keinginan anda itu mulai sekarang. Segeralah melangkah, jika suatu hal dapat dilakukan hari ini mengapa kita menundanya hingga esok hari.

Yakinlah saat kita bercermin pagi hari, sosok yang kita temui disana adalah diri kita yang sempurna. Tiada cacat. Tiada kurang. Tak perlu kita mempertanyakan mengapa kita berparas seperti itu, berwarna kulit ini atau bertubuh demikian.

Kita telah dianugerahi sosok terbaik; perlengkapan sempurna untuk menjalankan misi kita. Carilah kekuatan pada diri kita sendiri. Terlalu banyak orang takut pada bayangannya sehingga mencari bayangan orang lain. Kita hanya perlu mensyukuri apa yang ada pada diri kita sendiri, maka kita akan menemukan kekuatan yang tak terbayangkan. Nilai kita adalah apa yang kita karyakan bukan apa yang kita keluhkan.

Hidup ini bukan untuk mempersoalkan apa yang kita miliki, namun apa yang dapat kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Hidup ini terlalu singkat untuk mencari semua jawaban, namun cukup untuk melakukan pekerjaan. Berhentilah mengeluh. Pandanglah betapa sempurnanya kita. Jadilah kuat. Jadilah diri kita sendiri, Stop Dreaming Start Action